Menteri Kelautan dan Perikanan Laksamana Madya (Purn) Freddy Numberi melakukan kunjungan ke Museum TB Silalahi Center Balige, Jumat 10 Juli 2009. Beliau didampingi istri Ibu Anna Antoinette Numberi.
Menteri kelautan dan Perikanan dan istri serta Dirjen Pemasaran Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Sapta Nirwanda beserta rombongan disambut oleh DR. TB Silalahi. Disana turut hadir juga Drs. Monang Sitorus bupati Tobasamosir, Ketua DPRD Tobasamosir Mangatas Silaen, beserta para tokoh adat.
Suasana riuh dan semarak tampak disekitar pelataran parkir TB Silalahi Center. Masyarakat dari segala lapisan menyambut kedatangan menteri dan rombonngannya. Suara gondang batak kedengaran dari kejauhan, tarian “tortor” dari penari cawan, dan tokoh adat menari mengelu-elukan sang Menteri. Lalu menyematkan pakaian adat kebesaran orang batak dan ucapan syukur dari seluruh masyarakat yang hadir.
Horass….Horasss…..Horaasss….Menteri dengan gagahnya memakai pakaian kebesaran lengkap dengan tongkat “tunggal Panaluan” dan tidak kalah menariknya pakaian Ibu Anna Numberi, hohop (baju), Sortali (ikat kepala) dan juga pandembanan (keranjang sirih).
Kekaguman sang menteri yang lahir di Serui 15 oktober 1947 akan alam Tobasa yang begitu indah nampak dalam kata sambutan yang diberikan,..berkali – kali beliau mengucapkan….” bahwa tanah Batak adalah tanah yang diberkati oleh Tuhan…diberkati dengan alam yang indah, juga manusia yang cerdas- cerdas..Jika daerah ini dikelola dengan baik, pasti tidak ada kemiskinan disini, karena pemandangan alamnya luar biasa.”
Begitulah himbauan yang disampaikan beliau agar seluruh orang batak memelihara dan mengembangkan tanah batak secara khusus dan Indonesia secara umum demi generasi yang akan datang